You are currently viewing Begini Kriteria Hewan Qurban yang Wajib Kamu Ketahui

Begini Kriteria Hewan Qurban yang Wajib Kamu Ketahui

Qurbanku.id – Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban telah diatur sedemikian rupa dalam islam, mulai dari waktu, tempat, hingga kriteria hewan qurban.

Kriteria hewan qurban merupakan salah satu perkara yang wajib terpenuhi sebelum disembelihnya hewan qurban pada hari raya Idul Adha dan hari tasyrik.

Dengan demikian, setiap muslim khususnya bagi yang hendak melaksanakan ibadah qurban mengetahui kriteria hewan qurban sebelum memilih atau membelih hewan qurban dan kemudian menyembelihnya pada hari raya Idul Adha. Setidaknya ada empat kriteria hewan qurban yang harus terpenuhi sebelum penyembelihan hewan qurban dilangsungkan.

Kriteria Hewan Qurban

1. Jenis Hewan

Hewan qurban mestilah hewan ternak seperti unta, sapi atau kerbau, kambing, dan domba. Selain jenis hewan ternak, tidak bisa dijadikan hewan qurban. Allah SWT berfirman:

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka.” (QS. Al-Hajj: 34)

2. Usia Hewan

Hewan ternak yang hendajk diqurbankan hendaklah mencapai usia minimal sesuai ketentuan dalam islam. Berikut adalah usia minimal hewan yang dapat diqurbankan.

– Unta minimal berumur 5 tahun dan telah masuk tahun ke-6.

– Sapi atau kerbau minimal berumur 2 tahun dan telah masuk tahun ke-3.

– Kambing jenis domba atau biri-biri minimal berusia 1 tahun.

– Kambing jenis domba minimal berusia 1 tahun, jika yang berusia satu tahun sulit ditemukan bisa berusia 6 bulan.

– Kambing biasa (bukan domba/biri-biri) minimal berusia 1 tahun dan telag masuk tahun ke-2.

Berdasarkan kriteria diatas, hewan ternak yang belum mencapai usia minimal tidak sah dijadikan sebagai hewan qurban. Adapun jika hewan telah melebih batas minimal, pastikan hewan tersebut tidak terlalu tua, sebab hewan yang terlalu tua dagingnya sudah keras dan tidak lagi enak saat dikonsumsi.

3. Kondisi Hewan

Hewan qurban yang hendak disembelih hendaklah dalam kondisi sehat dan terbebas dari aib, cacat, atau penyakit lainnya. Setidaknya ada beberapa kondisi yang menyebabkan hewan ternak tidak sah dijadikan sebagai hewan qurban antara lain sebagai berikut.

– Buta

– Pincang

– Sakit yang jelas dan menjadikannya kurus serta rusak dagingnya.

– Sangat kurus

– Terputus sebagian atau seluruh bagian telinganya.

– Terputus sebagian atau seluruh ekornya.

Adapun hewan yang pecah atau patah tanduknya, maupun tak memiliki tanduk tetap sah dijadikan sebagai hewan qurban.

Baca Juga: Keutamaan Menyembelih Hewan Qurban

4. Kepemilikan Hewan

Hewan yang hendak disembelih untuk qurban hendaklah merupakan miliki sendiri, hasil ternak sendiri, atau lewat jual beli yang sah.

Artinya hewan qurban tidak sah apabula berasal dari hasil merampok atau mencuri dari orang lain, serta merupakamn hewan yang berada dalam status gadai atau hewan warisan yang belum dibagi.

Leave a Reply