Ini Dia Lima Fadhilah Menyembelih Hewan Qurban

Ini Dia Lima Fadhilah Menyembelih Hewan Qurban

Sungguh, pada setiap perintah yang Allah swt. serukan kepada seluruh umat muslim dipelosok bumi ini dapat dipastikan memiliki hikmah atau fadhilah yang akan didapatkan oleh hamba-Nya baik didunia secara langsung maupun di akhirat kelak. Begitupun dengan perintah Allah swt. yang datang hanya satu tahun sekali yaitu perintah untuk berqurban, meskipun bagi sebagian orang hal itu terasa berat menjalankannya, namun banyak sekali hikmah, fadhilah serta manfaat didalamnya.

Dilihat dari kisah yang mendasarinya, Qurban merupakan ibadah yang sangat berat. Dimana saat itu Nabi Ibrahim as. diperintahkan untuk menyembil atau mengorbankan anak yang sangat disayangi dan diharapkan menjadi penerusnya. Betap beratnya perasaan Ibrahim as. sebagai ayah serta kewajibannya sebagai nabi saat itu. Namun dengan ketaatannya beliau tetap menjalankan perintah Allah tersebut, meskipun pada akhirnya Allah swt. menggantinya dengan Domba yang diturunkan langsung dari surga.

Pada dasarnya ibadah qurban merupakan ibadah sunnah muakaddah. Namun, hakikatnya qurban adalah wajib  bagi mereka yang mampu. Hal ini berdasarkan sabda  nabi as.

 “Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda : Siapa yang memperoleh kelapangan untuk berkurban, dan dia tidak mau berkurban, maka janganlah hadir dilapangan kami (untuk shalat Ied).” [HR Ahmad, Daru qutni, Baihaqi dan al Hakim]

Agar kita memiliki semangat dan motivasi untuk berqurban tentunya kita harus mengetahui terlebih dahulu apa saja fadhilah dan keutamaan dari menyembelih hewan qurban. Berikut adalah Fadhilah atau keutamaan dari menyembeli hewan Qurban.

Qurban Pintu Mendekatkan Diri Kepada Allah Swt.

Seperti yang terdapat dalam pengertiannya yang berasal dari bahasa arab yakni “qaraba” yang berate dekat atau sesuatu yang dekat, salah satu keutamaan dari Qurban adalah sebagaiu pintu yang bisa mendekatkan diri kepada Allah swt.

Ibadah Qurban sungguh merupakan salah satu pintu terbaik dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah swt. seperti halnya ibadah shalat. Selain itu qurban juga merupakan media seorang hamba untuk meningkatkan ketaqwaannya. Allah swt. berfiman “Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertaqwa” (Qs. Al-Maidah :27)

Sebagai sikap Kepatuhan dan Ketaaan pada Allah Swt.

Salah satu ciri ketaqwaan seseorang adalah menjalankan perintah Allah serta menjauhi segala larangan-Nya. qurban merupakan perintah Allah swt, sebagaimana yang terkandung dalam QS. Al-Kautsar, dimana pelaksanaannya sebagai bentuk rasa syukur seorang hamba kepada Rabbnya.

Menjalankan Perintah Allah merupakan  bentuk kepatuhan seorang hamba kepada-Nya. begitupun dengan menjalankan ibadah Qurban. Allah swt berfirman “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” [QS: Al Hajj : 34]

Sebagai Saksi Amal di Hadapan dari Allah

Seorang hamba yang menjalankan ibadah Qurban akan mendapatkan banyak limpahan pahala dari Allah swt. dalam sebuah hadits disebutkan “Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kabaikan.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Selain itu kelak hewan qurban yang kita sembelih akan menjadi saksi kita ketika menghadap Allah swt. sebagaimana sabda nabi saw . “Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) kurban yang lebih dicintai oleh Allah Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dgn tanduk-tanduknya, kuku-kukunya & bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” [HR. ibnumajah No.3117].

Membedakan dengan Orang Kafir

Pada dasarnya penyembilan hewan sebagai bentuk ketaatan seorang hamba kepada tuhannya tidak hanya dilakukan oleh kaum muslim saja, melainkan ada umat lain yang juga melaskanakan hal serupa. Sebagai contoh, pada zaman dahulu orang-orang Jahiliah juga melakukan qurban. Akan tetapi mereka menyembelih hewan qurban untuk dijadikan sesembahan kepada selain Allah.

Tujuan qurban yang dilakukan oleh setiap muslim adalah agar seorang hamba menyebut Allah dan qurbannya dilakukan hanya untuk menggapai ridha dari Allah swt. tentu ini merupakan pembeda dari sesembelihan yang dilakukan umat lain.

Berdimensi Sosial Ekonomi

Ibadah qurban yang dilakukan oleh kita semua pada dasarnya memiliki aspek sosial dan ekonomi. Seperti diketahui bersama salah satu hikmah dari pelaksanaan qurban ialah agar semua orang termasuk kaum dhuafa bisa merasakan apa yang sering dimakan oleh golongan aghnia.  Sebab, daging qurban didistribusikan kepada seluruh umat muslim dari kalangan manapun.

Hal tersebut akan memupuk rasa solidaritas umat, jika pada biasanya si fakir dan miskin sangat jarang untuk memakan daging,  berbeda pada hari raya idul adha, semua akan merasakan konsumsi makanan yang sama.

Leave a Reply