You are currently viewing Jangan Pakai Ini Saat Bungkus Daging Kurban, Bahaya!
Yayasan Rahmatan Lil Alamin menyerahkan daging kurban yang dibungkus dengan besek.

Jangan Pakai Ini Saat Bungkus Daging Kurban, Bahaya!

Qurbanku.id – Penyembelihan hewan kurban, sapi, unta ataupun kambing jadi salah satu rangkaian Hari Raya Idul Adha di seluruh dunia.

Saat pembungkusan daging kurban ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar aman saat di konsumsi penerima daging kurban.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengingatkan agar tak membungkus daging kurban dengan kantong kresek karena umumnya berasal dari limbah wadah bekas produk pangan, bahan kimia, pestisida, kotoran hewan atau manusia, dan lain-lain.

BPOM juga mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kantong plastik kresek daur ulang untuk mewadahi langsung berbagai jenis bahan baku pangan misalnya daging, ikan, dan lain-lain, serta berbagai jenis makanan siap santap.

Yayasan Rahmatan Lil Alamin telah menggunakan besek untuk wadah daging kurban.

Ada bahan plastik yang relatif aman digunakan untuk membungkus daging kurban biasanya terdapat logo tara pangan {bentuk gelas dan garpu).  Misalnya, plastik berbahan High Density Polyethylene (HDPE) dan Low Density Polyethylene (LDPE) dan Polipropilen (PP).

Daging mentah yang dibungkus kantong plastik hitam maupun merah atau warna lainnya akan memicu terjadinya  reaksi, daging akan tercemar zat kimia berbahaya untuk kesehatan.

Terlebih kantong plastik atau tas keresek berwarna, misalnya hitam atau merah, umumnya dibuat dari hasil daur ulang. Meskipun pembungkus tersebut sudah dicuci bersih, tidak menghilangkan kandungan berbahaya yang terdapat dalam plastik

Selain terganggunya kesehatan, penggunaan plastik untuk pembungkus juga jadi masalah lingkungan yang berkepanjangan. Setiap tahun ada ratusan juta ton plastik yang diproduksi dan 8.000.000 ton sampahnya dibuang ke lautan itu sama saja membuang 20 pesawat Boeing 737 setiap jamnya.

Selain aman digunakan, besek juga membantu ekonomi UKM dan warga

Dan bayangkan saja butuh ratusan bahkan sampai selamanya plastik bisa terurai sempurna artinya bakal bakal ada 12 triliun ton sampah plastik atau setara berat 24000 gedung Burj Khalifa bangunan paling tinggi di dunia di tahun 2050 nanti.

Jumlah itu membuat plastik yang berenang di air lebih banyak dibanding penghuni hasil lautan… sungguh mengerikan!

Oleh karena itu, panitia penyembelihan dan masyarakat diimbau berhenti menggunakan kantong plastik dan menggunakan wadah alternatif untuk membungkus daging kurban.

Wadah alternatif selain plastik sekali pakai bisa gunakan besek bambu, reusable bag, food container, dan boks kertas.

Tinggalkan Balasan