Kriteria dan Syarat Hewan Qurban Sesuai Syariah

Kriteria dan Syarat Hewan Qurban Sesuai Syariah

Menjelang Idul Adha banyak muslim yang mulai berburu hewan qurban, namun sebelum berburu hewan qurban sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu syarat dan kriteria hewan qurban. Apakah semua hewa bisa dijadikan qurban ataukah ada persyaratan khusus untuk hewan qurban? Ternyata ada beberapa kriteria hewan yang harus dipenuhi untuk dijadikan hewan qurban.

Seperti yang telah diketahui, hewan-hewan yang dapat dijadikan qurban adalah domba, kambing, sapi atau kerbau dan unta. Namun tidak semua dari hewan-hewan tersevut bisa dijadikan hewan qurban, ada beberapa kriteria khusus yang harus dipenuhi sebagai berikut.

5 Kriteria dan Syarat Hewan Qurban

Seruan untuk menjalankan ibadah qurban terdapat didalam QS. Al-kautsar ayat dua yang artinya “Maka shalatlah dan sembelihlah qurban untuk Tuhanmu”. Adapaun arti ayat ini dalam terjemahan Ibnu katsir “maka kerjakan lah shalat fardhu dan sunnah dan ikhlas karena Allah swt, sembahlah Dia dan sembelihlah qurbanmu dengan menyebut nama-Nya.

Selain itu, Dalam QS. Al-Kautsar perintah qurban hadir berdampingan setelah berita bahwa Allah telah memberikan nikmat yang besar. Jika demikian, maka berqurban merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan-Nya. maka hukumkan qurbanpun bisa menjadi wajib bagi mereka yang mampu atau memiliki kecukupan harta. Sebelum menyembeliuh hewan qurban, berikut adalah kriteria hewan qurban yang harus dipenuhi.

Usia Hewan Qurban    

Sebelum membeli hewan qurban, pastikan terlebih dahulu untuk menanyakan usia dari hewan qurban tersebut. berikut adalah usia hewan qurban sesuai dengan kriterianya masing-masing.

1. Domba yang digunakan untuk berqurban harus berumur lebih atau sama dengan usia satu tahun sempurna dan memasuki tahun yang kedua.

2. Kambing dinyatakan sah apabila sudah berumur dua tahun sempurna dan memasuki tahun yang ketiga.

3. Sapi untuk berqurban sah ketika sudah berumur dua tahun sempurna dan memasuki tahun yang ketiga.

Kondisi Fisik

Selanjutnya hewan yang akan kita kurbankan wajib dalam keadaan sehat, hal itu bisa ditandai dengan adanya bukti berupa surat kesehatan dari dinas peternakan saat membeli hewan qurban. selain itu kita juga dianjurkan untuk memilih hewan qurban yang gemuk atau yang terbaik untuk meraih keutamaannya.

Setelah dipastikan kondisinya sehat selanjutnya pastikan bahwa hewan qurban tersebut tidak buta atau cacat lainnya seperti pincang serta pastikan juga hewan yang dibeli tidak kurus sekali sampai sumsum tulangnya tidak kelihatan. Adapun pada biasanya hewan yang sering dijadikan qurban untuk kambing beratnya minimal 20 KG atau lebih.

Status Kepemilikan Harus Jelas

Pastikan saat membeli hewan qurban, sudah pasti status kepemilikan. Kepemilikan harus jelas antara pembeli dan penjual. Pastikan juga penjual tidak mendapatkan hewan qurban hasil mencuri atau hewan gadai. Pembelian hewan qurban boleh dilakukan sejak jauh hari, bisa jadi kamu khawatir tidak kebagian hewan qurban karena banyaknya umat muslim lainnya yang ingin berqurban. Pastikan membelinya secara penuh dan diperhatikan kesehatannya, serahkan pada panitia qurban di waktu yang tepat.

Waktu Penyembelihan Hewan Qurban

Mungkin setiap tahun ada pertanyaan apakah boleh menyembelih sapi atau kambing pada selain  idul adha dan hari tasyrik? Jawabannya boleh saja, akan tetapi penyembelihan tersebut tidak dinamai dengan qurban, dan juga tidak mendapatkan pahala qurban. Waktu penyembelihan hewan qurban yang tepat adalah hari raya idul adha dan hari tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijah).

Menyembelih hewan boleh kapan saja, akan tetapi untuk penyembelihan hewan qurban hanya ada waktu-waktu tertentu yang telah disesuaikan oleh syari’at. Dengan demikian pengetahun tentang kapan waktu berqurban merupakan salah satu hal cukup penting dalam ibadah qurban, sebab jika saja kita telat menyemblih hewan, bisa jadi kita kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pahala berqurban yang hanya ada satu tahun sekali. 

Leave a Reply