Maknai Semangat Idul Adha Dengan Berqurban

Maknai Semangat Idul Adha Dengan Berqurban

Setelah beberapa bulan dilanda pandemi Covid-19, Pemerintah resmi menunda pemberangkatan jema’ah haji tahun 2020, disambing itujuga pemerintah arab saudi tidak membuka layanan haji ditahun ini. hal tersebut dilakukan guna mencegah atau memutus mata rantai penyebaran covid-19 atau virus corona. Dalam hal ini tentunya banyak umat muslim yang kecewa, sebab banyak diantara mereka yang telah melakukan persiapan bertahun-tahun, dari mulai nabung, manasik dan lain sebagainya.

Meskipun pada tahun ini kemungkinan besar tidak ada ibadah haji namun kita semua berharap esensi dari dari akhir bulan pada tahun hijriah ini tidak berkurang sedikitpun dan tetap bisa terlaksana dengan aman dan nyaman.

Selain ibadah haji, pada bulan terakhir di tahun hijriah ini juga ada Ibadah Qurban yang bisa dilaksanakan ditempat masing-masing dan tetap aman ditengah pandemi Covid-19 ini. Jadi meskipun tidak berangkat haji, ibadah qurban bisa ditunaikan untuk memenuhi panggilan terbaik dibulan akhir hijriah ini.

Selain memenuhi panggilan, kebaikan dari ibadah qurban ini bisa membawa kebahagian kepada para penerima manfaat dari ibadah ini, tentunya dia yang lebih membutuhkan pada masa-masa sulit seperti saat ini.

Ditengah pandemic dan masa-masa sulit seperti yang terjadi saat ini, perekonomian semakin menurun, nafkah semakin sulit untuk dicari, bahkan kebutuhan-kebutuhan sehari-haripun sulit untuk terpenuhi. Maka dari itu daging qurban bisa menjadi salah satu hidangan nikmat yang dinanti-nanti oleh seluruh umat manusia.

Mendekatkan Diri Kepada Allah Dengan Berqurban

Ibadah qurban merupakan moment untuk menyempurnakan keimanan dan ketaqwaan setelah menjalankan ibadah puasa beberapa bulan sebelumnya. Dilihat dari pengertiannya secara bahasa qurban adalah dekat atau sesuatu yang dekat, dengan demikian dapat kita ambil hikmah dari pengertian tersebut bahwa qurban adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.

Selain bisa menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, qurban juga bisa menjadi sarana bagi kita untuk berbagi kepada orang lain terlebih bagi mereka yang membutuhkan.

Dalam QS. Al-Kautsar perintah untuk berkurban ada setelah Allah menyampaikan berita bahwa Allah telah memberikan kepada manusia nikmat yang banyak, Dalam hal ini ibadah qurban bisa dijadikan juga bentuk rasa syukur seorang hamba kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan oleh-Nya.

Adapun keutamaan dari bersyukur adalah akan ditambahkan kenikmatan atau tercapainya keberkahan, dan salah satu tanda dari keberkahan adalah ingin selalu melakukan kebaikan dan menghindari banyak kemadharatan, sehingga dengan hal tersebut menjadi washila dekatnya seorang hamba kepada Allah swt. dan kita sendiri mungkin tahu betapa nikmatnya jika seorang hamba dekat dengan Rabbnya. Sungguh hal tersebut merupakan cita-cita dari setiap orang yang beriman kepada-Nya.

Kurban Untuk Dhuafa’

Diantara banyaknya orang yang terdampak oleh pandemi Covid-19 adalah golongan dhuafa’, sebab banyak diantara mereka yang kehilangan penghasilan disebabkan dengan kebijakan pembatasan sosial. Menjaga kesehatan sangatlah penting terlebih pada masa pandemic seperti ini, namun dalam menjaga kesehatan ada salah satu yang perlu dicukupi kebutuhannya, jangankan hidangan ternikmat seperti daging yang seringnya dikonsumis oleh kalangan berada, tercukupinya kebutuhan dasarpun mereka sangat bersyukur.

Ibadah qurban yang tinggal menghitung hari bisa menjadi kabar baik bagi para penerima manfaat qurban, dimana hidangan ternikmat akan disajikan dan dapat dinikmati oleh siapapun termasuk kaum dhuafa’.

Selain itu berqurban juga bisa menolong perekonomian para peternak hewan seperti peternak kambing, domba, sapi maupun peternak kerbau. Sehingga dengan adanya ibadah qurban pendapatan mereka setidaknya bertambah dan menjadi salah satu sebab membaiknya perekonomian para peternak.

Leave a Reply