You are currently viewing Manakah yang Afdhal, Berkurban atau Bersedekah Senilai Qurban

Manakah yang Afdhal, Berkurban atau Bersedekah Senilai Qurban

Seorang muslim yang memiliki niat baik kadang kala dihadapkan pada dua pilihan yang berat. Misalnya dalam momen Idul Adha, seseorang bisa saja dilema ketika harus memilih menyalurkan dananya untuk sedekah atau berqurban.

Pada dasarnya berqurban dan sedekah merupakan dua amalan yang berbeda. Berqurban merupakan amalan khusus yang tak bisa ditukar dengan amalan lain. Amalan ini juga dilakukan dengan cara menyembelih hewan qurban yang terdiri dari kambing, domba, kerbau ataupun unta.

Qurban untuk yatim dhuafa
Pembagian daging qurban Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur Cabang Bekasi

Penyembelihan hewan qurban diselenggarakan pada hari-hari yang telah ditentukan yaitu pada tanggal 10,11,12 dan 13 Dzulhijah. Niatnya semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menyembelih hewan qurban merupakan salah satu bentuk dari syiar Allah SWT dan Sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Allah SWT berfirman :

“Demikianlah (perintah Allah) dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka  sesungguhnya itu timbul dari Ketakwaan hati”. (Qs. al-Hajj: 32).

Selanjutnya, dalam kehidupan sehari-hari umat islam diperintahkan untuk mengikuti segala amalan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW sebagai suri tauladan yang baik. Allah SWT berfirman :

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi  orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut  Allah”. (Qs. al-Ahzâb 21).

Dan salah satu perbuatan rasulullah SAW yang mesti diikuti oleh seorang muslim khususnya yang mampu ialah menyembelih hewan qurban pada hari raya Idul Adha.

Imam Nawawi berkata, “Menurut mazhab kami (Mazhab Syafi’i), berqurban itu lebih afdhal  daripada bersedekah Sunnat, berdasarkan hadits-hadits yang shahih dan masyhur tentang  keutamaan berqurban dan karena dasar kewajiban melaksanakannya, berbeda dengan sedekah  Sunnat. Juga karena berqurban itu adalah syi’ar yang nyata”

Meskipun mengeluarkan uang seharga hewan qurban secara hukum boleh, akan tetapi menyembelih hewan qurban pada hari raya Idul Adha tetap lebih utama. Hal itu disebutkan oleh Imam Ahmad Hambal secara nash. Ibnu al-Musayyib berkata “Saya lebih suka berkurban daripada bersedekah seratus Dirham”.

Kesimpulannya berqurban dan sedekah keduanya merupakan amalan yang dianjurkan dan telah dicontohkan oleh Rasulullah. Adapun jika seseorang bersedekah mengeluarkan uang seharga hewan qurban itu hukumnya boleh. Namun, lebih afdhal jika menyembelih hewan qurban. Akan tetapi dalam masalah ini perlu memperhatikan berbagai aspek seperti efisiensi, efektivitas, kondisi dan maslahat.

Amal yang Dicintai Allah di Hari Raya Idul Adha

Qurban untuk yatim dhuafa
Qurban bersama yatim dan dhuafa

Secara hukum syari’at islam, ibadah qurban dihukumi sebagai ibadah sunnah muakad (sunnah yang sangat dianjurkan). Rasulullah SAW telah menjanjikan kepada siapa saja umatnya yang melaksanakan ritual ini akan mendapatkan sejumlah keutamaan dan pahala di hari akhir kelak.

“Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, ” Tidaklah seorang anak Adam melakukan pekerjaan yang paling dicintai Allah pada hari nahr kecuali mengalirkan darah (menyembelih hewan qurban). Hewan itu nanti pada hari kiamat akan datang dengan tanduk, rambut dan bulunya. Dan darah itu di sisi Allah SWT segera menetes pada suatu tempat sebelum menetes ke tanah.” (HR. Tirmidzi 1439 dan Ibnu Majah 3126).

Baca Juga : Aman dan Nyaman Berqurban di Tengah Pandemi

Hadits ini secara tegas menyebutkan tentang bagaimana keutamaan menyembelih hewan qurban. Ada dua hal penting yang disebutkan dalam hadits ini.

Pertama, ibadah ini termasuk diantara ibadah yang amat dicintai oleh Allah SWT. Tidak semua jenis ibadah punya status dicintai Allah dan diantara yang sedikit itu ialah menyembelih hewan qurban pada hari raya Idul Adha.

Kedua, hewan yang disembelih itu akan menjadi salah satu hal yang dapat memberi manfaat untuk pequrban di akhirat nanti, pada hari dimana tiap orang pasti sangat membutuhkan pertolongan.

Tinggalkan Balasan