You are currently viewing Qurban Jantan atau Betina, Mana yang Lebih Utama?

Qurban Jantan atau Betina, Mana yang Lebih Utama?

Qurbanku.id – Qurban jantan atau betina merupakan sebuah tema pembahasan tahunan yang sering hangat diperbincangkan oleh umat Islam menjelang hari raya Idul Adha.

Pada dasarnya hewan qurban baik jantan ataupun betina sama saja dan sah apabila dijadikan sebagai hewan qurban. Hal terpenting dalam hal ini ialah memenuhi syarat atau tidaknya hewan tersebut.

Selanjutnya, berkaitan dengan qurban jantan atau betina, secara eksplisit tidak ada satu nash pun yang menjelaskan perkara ini. Para ulama mengqiyaskan persoalan jenis kelamin hewan qurban dengan hewan yang diperuntukan untuk aqiqah.

Dalam Al-Majmū’ Syarḥ al-Muhadzzab, Imam An-Nawawi juga pernah menjelaskan terkait hal ini. Menurut beliau, jenis kelamin hewan kurban ini dianalogikan dengan hadis yang menjelaskan kebolehan untuk menggunakan hewan jenis kelamin jantan maupun betina untuk aqiqah.

“Dan diperbolehkan dalam berkurban dengan hewan jantan maupun betina. Sebagaimana mengacu pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ummu Kuraz dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau pernah bersabda “(aqiqah) untuk anak laki-laki adalah dua kambing dan untuk perempuan satu kambing. Baik berjenis kelamin jantan atau betina, tidak masalah.”

Berdasarkan pendapat Imam Nawawi, jenis hewan qurban baik jantan maupun betina tidak dipermasalahkan, hal demikian juga berlaku juga dengan qurban. Tidak ada masalah dan tidak ada yang lebih utama.

Namun demikian, jika ditinjau dari keberlangsungan hewan ternak dan manfaat jangka panjang hewan qurban jantan lebih disarankan untuk dijadikan sebagai hewan qurban. Adapun hikmahnya ialah hewan betina dapat dirawat supaya beranak pinak.

Memenuhi Syarat Hewan Qurban

Qurban jantan atau betina

Berqurban baik dengan menyembelih hewan qurban jantan ataupun betina keduanya diperbolehkan dan sah selama memenuhi syarat dari hewan qurban. Jika ada salah satu syarat yang tidak terpenuhi, maka penyembelihan hewan qurban tidak sah sebagai hewan qurban. Berikut adalah syarat hewan qurban yang harus dipenuhi.

1. Hewan qurban berupa hewan ternak

Hewan qurban haruslah terdiri dari hewan ternaik seperti kambing, domba, sapi dan unta. Selain itu, hewan yang disembelih tidak disebutkan sebagai hewan qurban seperti halnya ayam atau unggas.

2. Hewan telah mencapai usia yang cukup

Hewan yang akan disembelih sebagai hewan qurban haruslah cukup usia. Baca kriteria hewan qurban.

3. Tidak cacat

Hewan qurban juga bukanlah hewan yang cacat, baik cacat kecil ataupun cacat besar. Hewan juga harus dalam kondisi sehat sehingga saat disembeli dan dibagikan kepada orang lain yang memiliki kualitas yang baik.

4. Hewan merupakan milik sendiri

Hewan adalah milik sendiri atau dibeli dengan uang sendiri, bukanlah hewan gadai atau hewan milik orang lain.

5. Disembelih pada waktu yang ditentukan

Penyembelihan hewan qurban harus dilaksanakan pada waktu yang ditentukan yakni 10,11,12, dan 13 Dzulhijjah.

Tips Memilih Hewan Qurban

Qurban jantan atau betina

Bagi kamu yang ingin berqurban tahun ini, pilihlah antara beternak sendiri ataupun membeli hewan qurban di pasar atau gerai hewan qurban.

Adapun, bagi kamu yang memilih membeli hewan qurban di pasar atau gerai hewan qurban, perhatikan tips memilih hewan qurban berikut ini.

1. Hewan telah cukup umur

Cara yang bisa kamu lakukan untuk memilih hewan qurban yang telah cukup umur ialah melalui catatan kelahiran ternak atau metode cek gigi hewan, yakni jika gigi susu hewan tersebut telah tanggal hal tersebut menandakan hewan qurban (kambing dan domba) telah berumur sekitar 12-18 bulan, sedangkan sapi atau kerbau sekitar 22 bulan.

2. Pastikan hewan sehat dan tidak cacat

Pastikan hewan yang dipilih dalam kondisi sehat (tidak menunjukan tanda-tanda sakit) dan tidak cacat.

3. Hewan qurban tidak kurus

Kondisi fisik hewan juga perlu diperhatikan, pastikan hewan tersebut gemuk dan sehat seperti memiliki nafsu makan yang baik, lincah, mata bersinar dan bulu tidak kusam.

4. Cari lokasi pembelian qurban yang steril

Pemilihan tempat pembelian hewan qurban menjadi hal yang tak kalah penting. Dengan demikian, perhatikan tempat pembelian hewan qurban, jangan membeli hewan qurban yang di ternak di tempat pembuangan sampah.

Pilihlah hewan qurban yang diternak di lingkungan yang bersih dan jauh dari polusi udara, karena hal ini berpengaruh pada tingkat stres yang akan dialami oleh hewan yang berimbas pada kesehatan tubuhnya.

Leave a Reply