You are currently viewing Qurban Ramah Lingkungan Tanpa Kantong Plastik

Qurban Ramah Lingkungan Tanpa Kantong Plastik

Qurban Ramah Lingkungan – Hari Raya Idul Adha akan segera tiba. Meskipun diperkirakan masih berada dalam kondisi pandemi, namun jangan sampai hal tersebut menjadi alasan untuk tidak bersemangat dalam beribadah.

Idul Adha merupakan hari raya yang didalamnya terdapat anjuran untuk menunaikan ibadah qurban. Menunaikan ibadah qurban dimasa pandemi seperti saat ini tentunya berbeda dari berqurban seperti biasanya.

Qurban Ramah Lingkungan | Qurban Online
Qurban ramah lingkungan Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur

Berqurban dimasa pandemi menuntut semuanya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat agar ibadah yang ditunaikan tetap aman dan tidak menjadi penyebab terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Selain protokol kesehatan yang ketat, dalam rangka prosesi pelaksanaan ibadah qurban ada baiknya juga memperhatikan aspek lingkungan. Salah satunya ialah dalam hal pengemasan daging qurban yang akan dibagikan.

Perlu diketahui bahwa kondisi lingkungan saat ini cukup memprihatinkan, penggunaan plastik sekali pakai yang masih belum bisa dikelola menjadi kekhawatiran tersendiri akan terjadinya tumpukan sampah baik di daratan maupun di lautan.

Plastik merupakan material yang tidak bisa hancur didegradasi dalam tanah dan juga akan mencemari lingkungan. Meskipun ada cara lain untuk memusnahkan plastik dengan cara dibakar, hal tersebut juga akan menimbulkan masalah baru yakni pencemaran udara.

Pencemaran udara yang ditimbulkan oleh pembakaran sampah plastik lebih berbahaya karena asap yang ditimbulkan mengandung zat karsinogetik. Selain itu, banyak sekali permasalahan lingkungan yang ditimbulkan oleh penumpukan sampah plastik. Bahkan disebutkan juga bahwa sampah plastik memiliki peran akan terjadinya pemanasan global.

Cita-cita warga dunia termasuk Indonesia adalah terbebas dari sampah plastik atau minimal dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Dalam hal ini, pengemasan daging qurban juga biasanya menggunakan plastik hitam ataupun jenis plastik yang lainnya dapat diganti dengan pembungkus yang jauh lebih ramah terhadap lingkungan.

Belakangan ini bermunculan tren qurban ramah lingkungan tanpa plastik. Dimana pengemasan daging qurban ini menggunakan bahan-bahan yang mudah terurai seperti besek bambu, daun jati, daun pisang, daun papaya dan lain sebagainya.

Tren tersebut merupakan wujud nyata dari aksi diet sampah plastik yang kini banyak di kampanyekan oleh berbagai komunitas ataupun lembaga. Sebagai umat islam tentunya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan merupakan salah satu bagian dari ibadah yang memiliki nilai pahala.

Wadah Daging Qurban Ramah Lingkungan yang Dapat Digunakan

1.  Besek Bambu

Qurban Ramah Lingkungan | Qurban Online

Besek bambu dapat menjadi alternatif pembungkus daging qurban menggantikan plastik. Sebagian besar lembaga penyelenggara qurban melirik besek bambu sebagai pengganti plastik sekali pakai.

Selain berperan dalam pengurangan sampah plastik, besek bambu juga memiliki manfaat dalam menghambat pertumbuhan bakteri karena besek sendiri berbahan dasar bambu. Dimana bambu ini dapat berperan sebagai antibiotik dan struktur didalamnya dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Besek juga memiliki pori-pori udara yang cukup besar sehingga baik untuk sirkulasi udara daging. Berbeda dengan penggunaan kantong plastik yang menjadikan daging tertutup rapat sehingga menjadikan daging terasa panas atau hangat. Adapun naiknya suhu daging dapat membantu bakteri tumbuh dengan cepat sehingga daging lebih cepat bau dan busuk.

2. Daun jati

Qurban Ramah Lingkungan | Qurban Online

Daun jadi merupakan salah dedaunan yang dapat dijadikan sebagai alternatif untuk membungkus daging qurban menggantikan plastik. Selain menjadi alternatif dalam pengurangan sampah plastik daun jati juga sangat mudah didapatkan karena pohon jati sendiri hampir tersebar diselurh wilayah Indonesia dan bahkan bisa didapatkan secara gratis.

Selanjutnya daun jati juga memberikan efek wangi pada daging sehingga bau anyir atau amis pada daging hilang. Jika daging dibungkus dalam waktu lama menggunakan daun jati, daging tersebut akan menjadi harum dan empuk.

Baca Juga : Manfaat Qurban, Mengikis Kesenjangan Mempererat Persatuan

3. Daun Pisang

Qurban Ramah Lingkungan | Qurban Online

Daun pisang merupakan salah satu daun yang sering digunakan untuk membungkus makanan seperti lontong, kue bugis, lemper dan lain sebagainya. Menurut sebuah penelitian daun pisang mengandung anti bakteri dan antioksidan tinggi yang bermanfaat bagi tubuh.

Selanjutnya daun pisang juga dapat menjadi alternatif pembungkus daging qurban menggantikan kantong plastik sekali pakai. Selain mudah didapatkan daun pisang juga mudah diuraikan sehingga ramah terhadap lingkungan.

Qurban ramah lingkungan menjadi salah satu terobosan bagi umat islam dalam mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh tumpukan sampah plastik. Yuk mulai diet plastik dengan berqurban tanpa kantong plastik.

Sahabat bisa menunaikan qurban terbaiknya di Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur denan mengakses link dibawah ini.

http://indonesiaberbagi.id/program/qurban/

Tinggalkan Balasan