Sunnah Berqurban Dengan Hewan Yang Gemuk

Sunnah Berqurban Dengan Hewan Yang Gemuk

Islam selalu memerintahkan kepada hambanya untuk melakukan ibadah dengan cara yang terbaik dan tetap memperhatikan kemampuan diri. Begitupun dalam pelaksanaan ibadah qurban, hendaknya seorang muslim berkurban dengan hewan terbaik yang gemuk dan memiliki daging yang cukup banyak. Adapun berqurban dengan hewan terbaik yang bagus dan juga gemuk hukumnya sunnah dan sangat dianjurkan oleh rasulullah saw.

Rasulullah saw. bersabda dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Al-Baihaqi dan Imam Hakim yang artinya :” Sesungguhnya kurban yang paling dicintai Allah adalah hewan paling mahal dan paling gemuk.”

Dalam penggalan hadits diatas dijelaskanm bahwa disunnahkan kepada setiap muslim yang hendak melaksanakan kurban untuk berkurban dengan hewan terbaik yang harganya mahal dan bertubuh gemuk serta memiliki daging yang banyak. Sebab itu, para ulama sepakat tentang kesunnahan dan anjuran berkurban dengan hewan gemuk yang dagingnya  banyak.

Dalam kitabnya Bulugul Maram Ibnu Hajar Atsqalani menyebutkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, bahwa salah satu ciri hewan yang dijadikan kurban oleh nabi adalah bertubuh gemuk. Hadits tersebut bersumber dari Anas bin Malik, dia berkisah :

Nabi Saw. biasa berkurban dengan dua gibas (domba jantan) putih yang bertanduk, lalu beliau mengucapkan nama Allah dan bertakbir, dan beliau meletakkan kedua kakinya di pipi kedua gibas tersebut (saat menyembelih)”.

Berdasarkan apa yang telah dianjurkan oleh rasulullah saw., selanjutnya para sahabat Nabi saw. merawat hewan kurban dengan baik hingga gemuk sebelum disembelih pada hari raya idul adha tiba. Jauh dari sebelum Idul Adha tiba, para sahabat nabi telah mempersiapkan hewan kurban dan merawatnya terlebih dahulu sebelum kemudian disembelih. Hal ini sebagaimana dikisahkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Bukhori dalam kitab shahihnya sebagai berikut.

“Yahya bin Said berkata; ‘Saya mendengar Abu Umamah bin Sahl berkata; “Kami menggemukkan hewan kurban di Madinah dan kaum Muslim yang lain juga menggemukkan.”

Melalui pembahasan diatas, dapat disimpulkan bahwa berkurban dengan hewan yang bertubuh gemuk hukumnya sunnah dan dianjurkan. Bahkan sebelum sampai kehari penyembelihan atau hari raya idul adha, disunnahkan juga agar hewan kurban dirawat terlebih dahulu hingga gemuk, sebagaimana telah dilaksanakan oleh para sahabat nabi saw.

Hikmah Berqurban Dengan Hewan Yang Gemuk

Seperti telah dijelaskan diatas bahwasannya berqurban dengan hewan terbaik yang gemuk dan harganya mahal merupakan sunnah yang dianjurkan dalam ibadah qurban. Adapun salah satu hikmah yang paling utama dari qurban dengan hewan yang gemuk adalah daging yang relatif banyak dan bisa dibagikan kepada orang lain dengan jumlah banyak. Selain itu ada beberapa hikmah lainnya sebagai berikut.

Menjadi Salah Satu Sebab Cepatnya Ibadah Diterima

Berqurban dengan hewan terbaik yang mahal dan gemuk merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah kepada seorang hamba. Adapun pemberian terbaik merupakan salah satu sebab diterimanya ibadah oleh Allah swt.

Kita bisa melihat kisah kebelakang mengenai peristiwa Qabil dan Habil, ketika Allah memerintahkan  kepada keduanya untuk menyelesaikan sengketa mereka dengan berkurban, keduanya membawa masing-masing hasil ternak dan hasil pertaniannya.

Adapun Qabil memberikan hasil pertaniannya dengan kualitas yang tak layak, sementara Habil menyerahkan daging domba yang paling gemuk dan paling besar. Kemudia api dari langit menyambar pemberian terbaik dari habil sebagai tanda diterimanya qurban yang diberikan olehnya.

Menghilangkan Sifat Serakah dan Cinta Harta Yang Berlebih

Seringnya orang merasa enggan atau keberatan ketika harus mengeluarkan harta terbaiknya dalam beribadah kepada Allah, hal itu dikarenakan keyakinan dalam diri serta kecintaan terhadap harta yang dimilikinya, adapun berqurban dengan hewan terbaik dan harganya yang paling mahal merupakan bentuk ketaqwaan seorang hamba kepada Allah swt.

Sehingga ketika seseorang bisa memberikan harta terbaiknya dalam beribadah kepada Allah dalam hal ini ibadah qurban, segala sifat kecintaan terhadap hartanya akan hilang dan digantikan dengan sifat ringan tangan dalam mengeluarkan hartanya.

Berqurban dengan hewan terbaik yang gemuk dan harganya mahal merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan dalam berqurban, artinya setiap orang yang ingin berqurban dapat mengukur kemampuan dirinya dalam memberikan qurban terbaiknya.

Leave a Reply