Tiga Hal Yang Dimakruhkan Sebelum Hewan Dikurbankan

Tiga Hal Yang Dimakruhkan Sebelum Hewan Dikurbankan

Hewan yang sudah dibeli untuk dijadikan hewan kurban secara hukum sudah berstatus sebagai hewan qurbah atau hewan bernilai ibadah. Oleh karena itu, ada  hal-hal yang tidak boleh dilakukan pada hewan kurban, meski pada hewan lain selain hewan kurban hal tersebut boleh dilakukan. berikut adalah tiga hal yang tidak boleh dilakukan terhadap hewan kurban sebelum disembelih.

Pertama, memerah air susu hewan kurban. menurut ulama Hanafiyah, dimakruhkan mengambil air susu hewan yang sudah dibeli untuk dijadikan hewan kurban, baik berupa unta, sapi atau kambing. Hal ini karena hewan tersebut sudah diniatkan untuk dijadikan sebagai hewan kurban dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah swt. sehingga bagi siapapun tidak boleh memanfaatkan bagian apapun dari hewan tersebut.

Selain itu, memerah air susu hewan yang hendak dijadikan kurban akan mengurangi kualitas daging hewan tersebut. Ulama sepakat bahwa apapun yang bisa mengurangi kualitas daging hewan kurban dilarang.

Adapun jika hewan tersebut sudha terlanjur diperah air susunya, maka hukumnya wajib disedekahkan kepada orang lain dan jangan diminum sendiri.

Kedua mencukur atau mengambil bulu dari hewan yang hendak dijadikan kurban. Jika sudah terlanjur dicukur, maka harus disedekahkan kepada orang lain.

Ketiga, menggunakan hewan yang hendak dijadikan kurban untuk keperluan duniawi seperti digunakan untuk membajak sawah, dijadikan kendaraan ataupun yang lainnya. Hewan yang hendak dijadikan kurban tidak boleh digunakan untuk keperluan apapun diluar tujuan ibadah kepada Allah.

Syaikh Wahbah Azzuhaili menyebutkan dalam kitabnya ALfiqhul Islami sebagai berikut, “Bagi orang yang sudah membeli hewan sebagai kurban dimakruhkan memeah air susu hewan tersebut, atau memotong bulunya, atau memanfaatkannya sebagai kendaraan atau membawa barang. Jika dia memerah air susu hewan tersebut, maka harus mensedekahkan air susu hewan tersebut karena susu tersebut bagian dari hewan yang sudah ditentukan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Jika menyembelih atau memotong bulu hewan tersebut, maka dagingnya atau harganya harus disedekahkan, begitu juga bulunya harus disedekahkan”.

Sumber : Muh. Jurianto, Fikih Kurban. Yayasan Pengkajian Hadis el-Bukhori Insitute : Banten. hlm. 3

Leave a Reply