You are currently viewing Tiga  Makna Qurban Bagi Umat Islam

Tiga Makna Qurban Bagi Umat Islam

Makna Qurban – Pada hari raya Idul Adha terdapat dua peristiwa yang memiliki makna tersendiri umat islam. Dua peristiwa tersebut yakni ibadah Haji dan Qurban. Ibadah haji merupakan salah satu rukun islam yang wajib ditunaikan bagi siapa saja muslim yang mampu.

Bagi umat islam yang belum memiliki kesempatan ibadah haji, berqurban merupakan ibadah yang dapat mereka kerjakan pada hari raya Idul Adha. Berdasarkan hukum syari’at islam, qurban termasuk kedalam ibadah yang dihukumi sunnah muakad artinya sunnah yang mendekati wajib.

Makna Qurban | Layanan Qurban

Qurban merupakan ibadah yang paling utama bagi umat islam pada hari raya Idul Adha. Selain itu, qurban juga termasuk ke dalam salah satu ibadah sosial yang memiliki banyak manfaat baik bagi pequrbannya sendiri, penerima manfaatnya serta para peternak yang memasok hewan qurban.

Adapun bagi seorang muslim yang mampu dan kemudian ia tak menunaikan ibadah qurban ia akan mengalami kerugian yang cukup besar. Rasulullah SAW bersabda :

Barangsiapa mempunyai keluasan rezeki (mampu berkurban) tetapi ia tidak mau berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat sholat kami.” (HR Ibnu Majah dari Abu Hurairoh)

Lebih lanjut lagi, ada beberapa makna qurban bagi umat islam yang perlu dihayati, khususnya bgai mereka yang menunaikannya.

Merupakan Wujud Ketaqwaan

Selain shalat dan zakat, qurban juga bernilai sama yakni merupakan upaya menunjukan ketaatan kepada Allah SWT. Hal tersebut bisa dilihat dari salah satu tujuan ibadah qurban yakni untuk mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta.

Selanjutntya, dalam menunaikan ibadah terbaik ini para pequrban juga harus berjuang untuk mengendalikan hawa nafsu dan ego diri sendiri. Hal tersebut dapat dilihat dari upaya yang dilakukan para pequrban untuk menyisihkan sebagian rezeki yang kemudian akan dibelikan hewan qurban satu kali dalam satu tahun.

Bentuk Rasa Syukur pada Sang Pencipta

Syukur merupakan bentuk kesadaran diri bahwa tidak ada yang kekal abadi di dunia ini, mulai dari harta kekayaan bahkan sampai kehidupan itu sendiri. Semuanya bersifat sementara dan merupakan titipan dari Allah SWT. Dengan demikian, bersyukur merupakan cara terbaik dalam membuat hidup lebih bermakna.

Berqurban merupakan salah satu cara untuk bersyukur kepada Allah.  Berqurban juga merupakan ibadah yang paling disukai oleh Allah SWT pada hari raya Idul Adha. Menyisihkan harta untuk dibelikan hewan qurban tentunya tak akan mengurangi harta. Sebab, semakin kita bersyukur dan semakin ikhlas dalam menunaikan ibadah qurban maka kita akan semakin bermurah hati dan dipastikan semakin bahagia.

Makna Qurban | Layanan Qurban
Distribusi Qurban Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur

Berempati dengan Membantu Sesama

Bagi sebagian orang, menyantap daging tak selalu rutin dilakukan. Dengan demikian, adanya menu daging di rumah bisa menjadi sebuah kemewahan. Adapun salah satu tujuan dari ibadah qurban yakni membantu sesama khususnya mereka yang kurang mampu melalui pendistribusian daging qurban.

Melalui pendistribusian daging qurban, kebersamaan dan silaturahmi dengan sesama nantinya akan tumbuh. Mereka yang berkecukupan akan membantu siapa saja yang kurang beruntung. Tentunya hal tersebut dapat meningkatkan persaudaraan antar sesama Qurban membuat semua orang bisa merasakan lezatnya menyantap daging dirumah bersama keluarga.

Baca Juga : Layanan Qurban Online di Tengah Pandemi

Demikian makna qurban bagi umat islam khususnya bagi ia yang menunaikannya. Sebagai ibadah yang hanya ada satu tahun sekali, jangan sampai kita semua kehilangan momen tersebut. Mari mulai niatkan untuk berqurban tahun ini serta ajak teman ataupun saudara untuk juga menunaikannya.

Yuk tunaikan qurbanmu bersama Yatim dan Dhuafa’ di Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur. Insyaallah qurbanmu akan disalurkan kepada orang yang tepat di berbagai pelosok daerah. Sahabat bisa mengakses link berikut ini untuk berqurban bersama Yayasan Rahmatan Lil-Alamin.

Tinggalkan Balasan