You are currently viewing Tips Agar Daging Kurban Tetap Aman Saat Covid-19
Jangan lupa lupa cuci tangan dengan sabun di air mengalir setelah membersihkan daging.

Tips Agar Daging Kurban Tetap Aman Saat Covid-19

Tips Agar Daging Kurban – Selamat Idul Adha 1442 Hijriah bagi sahabat qurbanku.id!

Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban. Daging hewan kurban yang disembelih dibagikan ke orang-orang disekitar, kerabat dan teman, orang yang berkurban dan keluarganya serta orang fakir miskin.

Jadi tidaklah  heran, kalau moment Idul Adha, biasanya banyak daging kurban, entah daging sapi atau daging kambing, yang dikirimkan ke rumah.

Sebaiknya daging sapi tidak dicuci atau dibersihkan dengan air

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Hari Raya Idul Adha tahun 2021 ini masih berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Untuk itu, kita pun dihimbau mengikuti aturan dan protokol kesehatan saat melaksanakan shalat Idul Adha di rumah, masjid ataupun di tanah lapang. Kita juga diminta untuk menjauhi  kerumunan saat menyaksikan penyembelihan hewan kurban.

Selain itu, saat memperoleh daging kurban kita pun harus tetap menjaga kebersihan daging agar tetap aman dari corona sebelum mengolahnya.

Makanya, penting untuk kita mengetahui cara membersihkan daging kurban biar tetap aman. Gimana caranya, penasaran kan?

Cuci tangan setelah menerima daging kurban

Kebersihan diri menjadi hal yang sangat penting dan layak kita lakukan untuk mencegah penularan Covid-19, maka jangan lupa cuci tangan setelah menerima bungkusan berisi daging kurban.

Menghilangkan lapisan lemak di daging kambing mengurangi bau prengus

Setelah tangan bersih, segera pindahkan daging kurban ke wadah milik sendiri.

Tips membersihkan daging sapi

Berbeda dengan daging ayam, daging sapi sebenarnya tidak perlu dibersihkan dengan air.

Prasetyo Widodo, chef de Cuisine Hotel Indonesia Kempinski  pun menjelaskan alasannya, “Sebaiknya daging sapi tidak dicuci atau dibersihkan dengan air karena justru akan menjadikan daging itu mengkerut, ‘’ ujarnya

Cara menyimpan daging sapi agar tahan lebih dari 1 tahun

Chef Prasetyo menyarankan untuk membersihkan daging dengan cara dilap dengan tisu dapur, yang tebal tapi mudah menyerap.

Kita dapat mengelap kotoran dan darah yang biasanya tersisa di permukaan daging. Setelah itu, diamkan daging beberapa menit kemudian segera dimasak.

Tentu saja, kita tidak boleh lupa untuk cuci tangan dengan bersih setelah membersihkan daging dengan tisu dan sabun di air mengalir.

Mencuci daging dengan air membuat daging tidak segar

Ya, senada pernyataan Chef Prasetyo, Chef Yogie Putranto dari HARRIS Hotel Sentul City, Bogor pun menjelaskan bahwa mencuci dengan air bisa membuat daging tidak segar.

“Kalau dicuci dulu nanti terkontaminasi bakteri yang ada di air,” ujar Chef Yogie

Selain itu, ternyata bakteri yang ada pada daging justru bisa menyebar ke mana-mana kalau kita mencucinya dengan air terlebih dahulu. Jadi akan lebih baik kalau kita lap bersih dengan tisu dapur saja.

Kita dapat gunakan air mengalir hanya ketika akan melakukan proses pencairan daging beku atau thawing daging, setelahnya harus langsung segera dimasak.

Membersihkan daging kambing

Pertama, pastikan kita sudah cuci tangan bersih sebelum mulai membersihkan daging. Selanjutnya, kita dapat mulai dengan menghilangkan lapisan lemak di daging kambing tersebut.

Ini bermanfaat untuk mengurangi bau prengus pada daging kambing, selanjutnya membersihkan daging kambing tanpa mencucinya dengan air.

Kita bisa membersihkannya dengan tisu dapur, seperti daging sapi. Setelah itu, kita masukan daging mentah ke air mendidih, rebus hingga daging mengeluarkan banyak buih, lalu di angkat.

Pada saat proses perebusan itu,  kotoran dan bau prengus daging kambing akan hilang. Setelah itu kita dapat mengolah daging kambing jadi menu favorit.

Tentu saja, kita tidak boleh lupa untuk cuci tangan dengan bersih dengan sabun di air mengalir setelah membersihkan daging kambing.

Tinggalkan Balasan